#36 Words for Kevin
Words for Kevin
An original fiction (drabble) written by Asha D
Words: 100+
A/N: This story are extremely short.
.
.
.
Lembah
pegunungan basah oleh hujan. Sebelas dua belas dengan hati Kevin.
Berkabut.
Suram. Sunyi. Rinai hujan mengelus wajahnya, tanpa takut akan diusap atau
diseka. Kevin membiarkan dirinya tenggelam dalam kesendirian. Hatinya hanyut
dalam kesedihan. Jiwanya dihisap kehampaan. Ia tak meronta saat ribuan kenangan
menyentak keluar dari benaknya, seakan berlomba untuk membuat sesak dadanya.
"Ibu..."
Bibirnya bergetar pilu. Tiap suara yang keluar dari tenggorokannya adalah
sia-sia. Untuk apa? Bukankah mendiang ibunya telah pergi? Dan sama seperti saat
ia diombang-ambingkan memori, Kevin hanya diam saat di tarik paksa kembali ke
realita. Awan bergulung, angin berkecamuk, daun bergemerisik. Namun di
telinganya Kevin rasanya seperti seluruh penghuni alam kompak berseru,
"Inilah kenyataannya!"
Pahit.
Kevin
bukanlah siapa-siapa yang bisa mengubah takdir atau memutar balik waktu. Ia
hanya bisa pasrah.
Kevin
bangkit berdiri setelah membisikkan beberapa kalimat perpisahan. Kota
kelahirannya masih di rundung kabut saat ia membalikkan tubuhnya dan pergi.
Suara gerimis samar mengiringi kepergiannya, seorang insan yang baru pertama
kali merasakan kehilangan.
.
.
.
TAMAT
.png)




0 Reviews:
How I love suggestions and critics! Any kind of comments will be appreciated. So what are you waiting for? ;) - “Nobody is perfect, and nobody will be. That’s why there are always chances for everyone to be better.”